Tunggu, sedang memuat. . .

Kisah Linshof i8, Layu Sebelum Berkembang

Kisah Linshof i8, Layu Sebelum Berkembang – Pernahkah anda mendengar nama Linshof? Linshof adalah perusahaan telekomunikasi asal Jerman yang pada Bulan November 2014 sempat menghebohkan karena meluncurkan satu produk ponsel cerdas dengan desain unik, spesifikasi mumpuni namun harganya cukup miring.

Pada situsnya, Linshof menampilkan produk perdana yang diberi nama Linshof i8, yang memberikan tagline : “Ponsel inovatif dengan desain stylish, perangkat keras high-end dengan harga mid-end.”

Jerman memang hingga saat ini belum memiliki produk smartphone mumpuni yang mampu mendobrak pasar, kehadiran Linshof i8 tentunya diharapkan mampu mengubah hal tersebut.

Kisah Linshof i8, Layu Sebelum Berkembang

Kisah Linshof i8, Layu Sebelum Berkembang

Hal pertama yang membuat Linshof menarik, tentunya adalah desainnya. Dengan bentuk yang sedikit aneh namun tidak membuatnya menjadi buruk, Linshof dikabarkan akan melapisi casingnya dengan alumunium berwarna hitam atau coklat kopi. Tapi tanpa contoh nyata tentunya susah menilai kualitas materi dan produksinya.

Penjelasan spesifikasi pada situs Linshof cukup jelas, meskipun tanpa menjelaskan detail mengenai prosesor yang digunakan.

Pertama, Linshof i8 akan menggunakan display super AMOLED 5 inchi dengan resolusi 1920 x 1080 pixel dan internal storage berkapasitas super masif 80 GB. Di bagian jeroan akan ditempatkan prosesor dengan clock speed 2.1 Ghz yang akan mendapatkan dukungan dari RAM sebesar 3 GB, kamera utama HD 13 MP, kamera depan 8 MP dan baterai berkapasitas 3100 mAh, semuanya komplit akan dibungkus dengan harga $380, jika dirupiahkan sekitar 4.8 Juta Rupiah.

Spesifikasi sedemikian dengan harga yang cukup menggiurkan tentunya cukup membuat heboh dan Linshof 8 pun langsung masuk ke halaman-halaman situs review ponsel diseluruh dunia maya.

Tapi sayang beribu sayang, kabar ini nampaknya hanya akan menjadi kabar saja. Di akhir tahun 2014, situs Linshof kembali diupdate dengan sebuah pengumuman yang nampaknya menjadi akhir perjalanan sang Linshof i8.

“Linshof ditutup.

Kami mengerti bahwa proyek ini cukup sulit diwujudkan dan kami beruntung telah meluangkan waktu untuk mencoba mewujudkannya. Sayangnya investor kami memutuskan untuk menarik dana yang tersedia karena permasalahan internal dan menutup proyek ini. Terima kasih atas dukungan anda.

Catatan: kami tidak pernah menerima pre-order ataupun dana investasi pihak ketiga. Seluruh kewajiban kami sudah dipenuhi dan dibayarkan lunas.”

Dengan demikian sah sudah bahwa proyek Linshof i8 tidak akan pernah terwujud dan kita tidak akan pernah melihat ponsel cerdas berdesain unik dengan harga miring tersebut. Menurut anda, apakah ini benar-benar karena masalah internal ataukah penipuan publik sejak awal?

Apa yang dilakukan Linshof mirip seperti yang dilakukan oleh Xodiom. Apakah yang satu itu juga penipuan?